katomba-cover

Katoomba, Berawal Dari Hobi

IMG_7922-1

Kolam pemancingan

Rasa sayang terhadap seorang anak tidak dapat tergantikan dengan apapun juga.  Itulah yang dilakukan oleh bapak Thamrin sebagai pemilik dari Katoomba Green Park.  Untuk memenuhi keinginan anak bungsunya itu tanah seluas 2 hektar disulapnya menjadi tempat bermain yang mengasyikkan, tak terkecuali kolam pemancingannya.

Semuanya berawal dari hobi dan rasa ingin menyenangkan orang lain. Di kediaman beliau yang luas dibuka lebar-lebar untuk tempat masyarakat sekitar dan teman-temannya berkunjung. Banyak aktifitas di sana, salah satunya memancing.

Seiring jalan, biaya operasional membengkak dan memaksa harus ada alokasi dana ke arah situ. Dengan berat hati, sekitar 4 tahun lalu, Bpk Thamrin mulai serius mengelola tempat tersebut dan akhirnya menjadi bisnis baru yang komersil.

IMG_7910-p

Bpk Thamrin, pemilik pemancingan wisata Katoomba park

Kalau kita boleh menengok  kebelakang sebelumnya tanah tersebut adalah kolam ikan sebanyak 14 kolam pancing dan 9 kolam kecil yang berukuran 3 x 4 meter sebagai kolam pemijahan ikan lele, bawal dan gurame. Tak lupa disekitar kolam juga banyak terdapat tanaman hasil bumi antara lain pare, tomat dan kacang.

Atas pelajaran yang ayahnya turunkan waktu ia masih kecil di wilayah Sumatera, anak dari perwira ini memang sudah menyukai memelihara ikan dan bercocok tanam. Ditambah lagi jiwa dermawannya apabila panen hasil bumi yang ia tanam, bapak 5 orang anak ini selalu membagikannya kepada warga sekitar. Begitupun ikan yang ada dikolam pancingnya ia berikan cuma-cuma apabila ada rekannya datang berkunjung.

Itulah masa-masa dimana bapak Thamrin sering berbagi dengan sesama warga sekitar dan orang yang dikasihinya. Dan sudah berjalan sekitar 4 tahun  ini bapak sporty yang  sangat menyukai anak-anak ini membuatkan kolam renang, ATV, serta kandang-kandang yang berisi hewan peliharaan yang antara  lain burung merpati , musang, monyet, ayam kalkun, kuda , ular dan  ikan. Semua itu terpelihara dengan sangat baik, terbukti oleh burung merpati yang awalnya hanya 4 ekor kini sudah berjumlah puluhan.

Saat ini kolam pancing  yang  tadinya ada 14 tersisa tinggal 2 kolam saja. Dan ada aturannya apabila kita ingin memancing di kolam  Katoomba  ini.
1.  Biaya pendaftaran Rp. 20,000 (sewa pancing Rp. 15,000 + umpan 5,000/ bungkus).
2.  Apabila membawa alat pancing sendiri dikenakan biaya Rp. 10,000 dan gratis umpan 1 bungkus.
3.  Ikan hasil pancingan tidak dapat dilepas kembali apabila  dilakukan maka denda dibawah ini berlaku
@ Ikan gurame                                 Rp. 30,000/ekor
@ Ikan bawal, patin, nila, lele     Rp. 20,000/ekor
@ Ikan diatas 2kg/ ekor                 Rp. 40,000/ekor
4.  Semua ikan yang didapat wajib ditimbang
5.  Dilarang menggunakan umpan keroto karena dapat merusak pertumbuhan ikan dan menyebabkan
ikan mudah mati.
6.  Harga semua jenis  ikan Rp. 35,000/kg

Pemancingan ini ramai pada waktu akhir pekan dan hari libur nasional.  Tapi jangan khawatir sahabat gilamacing apabila dilokasi  kolam pemancingan yang ada didepan setelah pintu masuk penuh, Katoomba memiliki kolam  satunya lagi yang terletak di belakang dekat dengan kandang hewan peliharaan.

Masalah urusan perut   Katoomba juga menyediakan dapur untuk mengolah hasil tangkapan apabila ingin memasak dengan selera sendiri  lalu meyantapnya dalam keadaan segar dan  hangat.

Menyenangkan bukan ???  apabila  kita bisa menyalurkan hobi tanpa harus berpisah dari keluarga dan tetap dalam satu lakosi.  Anaknya berenang, ibunya jalan-jalan melihat hewan sambil bisa berteduh di bawah pohon yang  rimbun serta memasak didapur   dan ayahnya memancing,,..

Lokasi yang dapat dikatakan sangat strategis ini berada diantara Bekasi, Bogor, Depok, Jakarta.. nah dari semua kota tersebut  Katoomba berada ditengah – tengahnya.  Juga akses jalan yang  lancar bisa menjadi pilihan tujuan untuk sahabat gilamancing berkunjung.

Senyum ramah dari bapak  Yudi (security) sudah siap melepas para pengunjung Katoomba untuk pulang kekediaman masing-masing di depan gerbang yang tidak jauh dari jalan raya bojong nangka sudah terlihat.

Tapi.,.
Ada Satu hal  dan  masih menjadi cita – cita bapak Thamrin yang  terkenal sangat disiplin terhadap anak buah ataupun karyawannya ini adalah membuat miniatur perkebunan diperuntukkan untuk siswa/I sekolah Taman Kanak-Kanak dan Sekolah Dasar.

IMG_7926

Wisata air Katoomba Park

IMG_7939

APV

IMG_7934

Musang, salah satu penghuni Katoomba Park

 

Dimana dalam satu lahan itu para siswa/I diberikan pelajaran bagimana caranya mengolah tanaman mulai dari menggali lubang, menanam, memberi pupuk, membebaskan dari hama serta terakkhir memanennya sebagimana dulu ia belajar dari orang tuanya.

Itulah yang menjadi impiannya sampai sekarang karena ia memiliki prinsip  “ hidup ini haruslah dapat bermanfaat untuk orang lain”.

 

ALAMAT KATOOMBA GREEN PARK
Jl. Perjuangan Bojong Nangka, Gunung Putri – Bogor
Telephone : ( 021) 86860688 Fax : ( 021) 86860688
Hot Line : 0815 1717 0108
email : katoomba.greenpark@ gmail.com
www.katoomba-green-park.webs.com

Word          : waw.m
Pictured    : dield              

Copyright@gilamancing.com



Bakat terpendam didunia jurnalis waw.m atau Wawan Setiawan, mampu menghadirkan artikel yang cukup informatif namun ringan dibaca, serta dapat menuangkan ilustrasi dengan baik... selengkapnya


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *